Semarang – Teka-teki hilangnya gadis asal Bergas, Kabupaten Semarang, Mozza Axillia Gunarsa (18) akhirnya terungkap.
Mozza yang hilang sejak Juni 2025 lalu ternyata menjadi korban pembunuhan dan kini jasadnya sudah tinggal kerangka ditemukan dalam karung di jurang jalan tol Jangli Kota Semarang.
Kronologi Kasus
Kasus bermula pada 25 Juni 2025 lalu, saat korban pamit kepada orang tuanya untuk mengantar temannya mengembalikan laptop.
“Anak saya pamit baik-baik. Katanya mau mengantar temannya, Ayu, ke (dekat) Kodam untuk mengembalikan laptop,” ujar ayah Mozza, Singgih dilansir dari Detik.
Namun sejak saat itu, Mozza tak pernah kembali ke rumah. Keluarga korban mendapat informasi bahwa barang korban ditemukan di Kecamatan Semarang Utara.
“Dari kepolisian sendiri memang belum ada perkembangan apa-apa. Terakhir yang KTP dan HP-nya ditemukan di Semarang Utara,” ujarnya.
Waktu pun berlalu, hingga polisi mendapatkan alat bukti baru beberapa minggu lalu, berupa chat Instagram korban dan pelaku.
“Alat bukti yang kuat itu beberapa minggu yang lalu dari perangkat elektronik orang tuanya sendiri, chat Instagram,” ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana.
“Di itu itu ada beberapa komunikasi dengan terduga yang kita duga kuat merupakan seseorang yang berinteraksi terakhir dengan orang hilang tersebut ya,” lanjutnya.
Dari temuan itu, polisi melakukan penelusuran ke rumah kosnya di Jalan Sriwijaya Kota Semarang. Hingga diketahui terduga pelaku MDVA alias V yang merupakan warga asal Blora.
“Dari situ kita laksanakan interogasi dengan pemilik rumah kos, dengan beberapa penghuni kos yang kita dapatkanlah sebuah nama dengan inisial MDVA (22),” ujarnya.
MDVA pun diamankan saat berada di rumahnya yang berlokasi di Blora.
“MDVA ini kita laksanakan penyelidikan lagi merupakan warga Blora. Lalu pada tanggal 2 dan tanggal 3 (September) kemarin kita melaksanakan penyelidikan di Blora. Tanggal 3 malam kita melaksanakan penyentuhan, kita amankan terduga yang berinteraksi terakhir,” ujarnya.
Hasil interogasi, MDVA mengakui ia membunuh Mozza. Aksi pembunuhan itu dilakukan pada 25 Juni 2025 di hari yang sama dengan hilangnya Mozza. Pelaku membunuh korban dengan cara mencekik korban di kamar kosnya.
“Dari situ kita interogasi informasi awal, kita dapati bahwa yang bersangkutan itu diduga kuat melakukan tindak pidana yaitu pembunuhan pada tanggal 25 Juni 2025. Lalu laporan orang hilang itu itu kan 28 Juni 2025 ya, 3 hari setelah peristiwa,” ujarnya.
Jasad korban pun ditemukan usai MDVA menunjukkan lokasi ia membuang jasad korban. Evakuasi jasad dilakukan pada Jumat (4/9).
“Terduga pelaku ini menunjukkan lokasi di mana tubuh korban terakhir diletakkan yaitu di lereng Tol Jangli,” ujarnya.
Sumber: Mitrapost.com






