Usai OIKN Semai 800 Kg Garam, Hujan Turun di IKN dan Balikpapan

portalindonesia.id

Balikpapan – Hujan turun di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin pagi, 24 Agustus 2026. 

Hujan turun, sehari setelah Otorita IKN (OIKN) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hari kedua, pada Minggu 23 Agustus 2026. OMC hari pertama dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. 

Dalam operasi itu, sebanyak 800 kilogram garam atau natrium klorida (NaCl) disemai pada sejumlah titik yang memiliki potensi pertumbuhan awan di kawasan utara IKN.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan penyemaian dilakukan sekitar 20-30 mil di utara IKN, termasuk di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Tengin dan DAS Sepaku.

Kedua wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam pasokan cadangan air bagi kawasan IKN.

“Operasi hari pertama difokuskan untuk memicu hujan di titik-titik yang memasok air ke embung dan intake. Tujuannya agar volume cadangan air bisa kembali naik,” ujar Danis, Sabtu (22/8/2026).

OMC dijadwalkan berlangsung pada 22-27 Agustus 2026 dengan penyemaian yang disesuaikan berdasarkan kondisi awan dan atmosfer setiap hari.

Dilansir dari Antara, Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana sebelumnya mengatakan, OMC dilakukan dengan dukungan pesawat milik TNI AU.

Pesawat Casa 212 A-2105 milik TNI AU telah diberangkatkan dari Base Ops Lanud Dhomber, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 16.00 Wita untuk mendukung pelaksanaan OMC.

Pesawat tersebut membawa bahan semai berupa garam NaCl dan diterbangkan oleh Kapten Pnb Tsalis Fahmi bersama kru Skadron 21 Lanud Abdurachman Saleh.

Armada Casa 212 itu memiliki kemampuan terbang hingga 4 jam dengan kapasitas angkut bahan semai mencapai 800 kilogram.

Pelaksanaan OMC dilakukan di tengah terbatasnya pertumbuhan awan potensial selama musim kemarau. Kondisi tersebut membuat pemantauan atmosfer menjadi penting untuk menentukan titik penyemaian yang dinilai paling memungkinkan menghasilkan hujan.

Selain OMC, Otorita IKN menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan air bersih, salah satunya mengupayakan interkoneksi Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sepaku.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan ringan pada Senin tidak terjadi merata di seluruh wilayah Kaltim. Pada siang hari, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Ujoh Bilang dan Tanjung Redeb.

Adapun Samarinda, Tenggarong, Tanah Grogot, Bontang, dan Penajam secara umum diprakirakan mengalami cuaca cerah pada sebagian besar periode pagi hingga sore.

Di Sendawar, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi dan sore, cerah pada siang, serta berawan pada malam hari. Sedangkan Sangatta diprakirakan cerah pada pagi, udara kabur pada siang, lalu cerah berawan pada sore dan malam.

Sumber: nomorsatukaltim.disway.id

Bagikan

Baca juga