Terungkap! Pria Tanpa Busana yang Pukul Ojol di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

portalindonesia.id

Kapolsek Pesanggrahan AKP Nurma Dewi saat menginterogasi pria yang ngamuk di Jagakarsa, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Polsek Jagakarsa)
Kapolsek Pesanggrahan AKP Nurma Dewi saat menginterogasi pria yang ngamuk di Jagakarsa, Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Foto: Polsek Jagakarsa)

JAKARTA – Sosok pria tanpa busana yang mengamuk dan memukuli pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ternyata seorang mahasiswa.

Pria berinisial J tersebut kini masih diperiksa polisi untuk mengungkap motif di balik aksinya yang viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi membenarkan bahwa J berstatus mahasiswa. Namun, polisi belum mengungkap kampus tempat J menempuh pendidikan.

“Betul. Informasi yang bersangkutan ini mahasiswa,” ujar Joko kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

Joko mengatakan J diketahui tinggal di sebuah mes yang berada di kawasan Lenteng Agung. Polisi masih mendalami identitas dan latar belakang J.

“Mahasiswa mananya biar didalami dulu ya rekan-rekan ya,” ungkapnya

“Pelaku ada di Lenteng Agung. Ada di mes,” tambah Joko.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap J. Polisi ingin memastikan kondisi serta menggali keterangan J terkait peristiwa tersebut.

“Namun tentunya saat ini sedang dilakukan interogasi terhadap kebenaran apa yang dialami oleh si yang diduga pelaku ini,” jelasnya.

Viral Pria Telanjang Pukul Pengendara Ojol

Aksi J mengamuk dan menganiaya pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) malam.

Dalam video yang beredar, J terlihat tanpa mengenakan pakaian. Ia kemudian menghampiri sejumlah pengendara yang melintas.

J bahkan terlihat memukuli seorang pengendara ojek online (ojol) menggunakan sebilah tripleks hingga korban terjatuh.

Polisi telah mengamankan J untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Motif J melakukan penganiayaan masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Nurma Dewi mengatakan Joshua baru berhasil diamankan sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (19/8/2026). Proses pengamanan berlangsung cukup lama lantaran Joshua sempat menolak dibawa ke Polsek.

“Sudah, sudah. Dari tadi pagi tapi diulur, kan dia nggak mau, nggak mau ditaruh di sini-sini. Akhirnya kita pelan-pelan lah, baru sampai jam tadi, jam 11 baru diamankan, dibawa ke polsek,” kata Nurma saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Polisi memastikan Joshua dalam kondisi mabuk saat melakukan aksinya. Nurma juga menegaskan Joshua bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Mabuk, enggak gila dia. Tapi lepas-lepas baju. Maksudnya dia benar-benar mabuk, gitu loh,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan setelah diamankan, Joshua mengakui dirinya mabuk pada malam kejadian. Saat ditanya minuman yang dikonsumsi, Joshua mengaku meminum satu botol Intisari.

SUMBER: Inilah.com (Ajat M Fajar)

Bagikan

Baca juga