OIKN Minta Tambahan Rp 15,8 Triliun, Purbaya: Saya Lihat Dulu

portalindonesia.id

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima surat usulan tambahan anggaran Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sebesar Rp 15,8 triliun untuk pagu anggaran 2027.

Purbaya mengatakan pemerintah belum dapat menentukan sikap terhadap permintaan tersebut. Kementerian Keuangan perlu lebih dahulu mempelajari surat pengajuan beserta alasan OIKN membutuhkan tambahan anggaran.

“Saya belum terima suratnya,” kata Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (9/9/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Purbaya, usulan tersebut akan dikaji setelah dokumennya diterima. Kajian diperlukan untuk mengetahui dasar serta kebutuhan yang melatarbelakangi permintaan tambahan anggaran tersebut. “Saya lihat dulu  suratnya seperti apa, alasannya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal OIKN Bimo Adi Nursanthyasto menyebut kebutuhan anggaran OIKN pada 2027 diperkirakan mencapai Rp 22,5 triliun.

Namun, anggaran yang tercantum dalam pagu indikatif 2027 baru mencapai Rp 6,7 triliun. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp 15,8 triliun.

“Sehingga masih terdapat kekurangan kebutuhan anggaran sebesar Rp 15,8 triliun,” kata Bimo di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Tambahan anggaran tersebut selanjutnya bergantung pada pembahasan dan kajian pemerintah terhadap kebutuhan pendanaan pembangunan serta operasional IKN pada 2027.

Sumber: Beritasatu.com

Bagikan

Baca juga