Rocky Gerung Pasang Badan untuk Program MBG: Pemain Bintang Afrika Hebat Karena Makan Gratis

portalindonesia.id

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, memberikan sudut pandang menarik mengenai keberlanjutan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menghubungkannya pada keberhasilan pembinaan atlet sepak bola dunia di benua Afrika.

Di tengah gelombang sorotan publik terhadap efektivitas dan tata kelola program tersebut belakangan ini, Rocky menilai intervensi gizi nasional memiliki dampak jangka panjang yang sangat krusial bagi kualitas sumber daya manusia.

Pandangan tak biasa tersebut diungkapkan Rocky saat menjadi narasumber dalam sebuah forum diskusi di televisi swasta, di mana ia mencontohkan bagaimana skema bantuan gizi serupa MBG berhasil mencetak talenta-talenta emas olahraga internasional.

“Semua pemain bola bagus dari Afrika karena MBG,” kata Rocky Gerung.

Rocky kembali melayangkan penegasan keras bahwa program MBG pada dasarnya tidak boleh dan sama sekali tidak bisa dibatalkan oleh pemerintah.

Menurut analisisnya, pemenuhan gizi bagi generasi muda merupakan hak konstitusional dan hak mendasar bagi anak-anak Indonesia yang wajib dijamin oleh negara tanpa alasan teknis apa pun.

“Teknis tidak bisa dibatalkan karena itu hak rakyat, hak anak-anak itu untuk mendapatkan gizi,” jelasnya.

Lebih jauh, akademisi dan pemikir politik ini membeberkan catatan sejarah global di mana skema pemberian makan gratis bagi pelajar sejatinya telah diterapkan di berbagai negara maju kawasan Eropa sejak satu abad yang lalu.

Ia menilai wajar jika dalam tahap awal eksekusinya di Indonesia masih diwarnai kekurangan serta hambatan operasional di lapangan.

“Dan itu sudah dilakukan di Eropa sejak 100 tahun lalu,” tuturnya.

Ia pun meminta publik untuk memaklumi dinamika dan proses pembenahan yang tengah berlangsung dalam tata kelola program gizi nasional tersebut.

“Ini sama juga diawal pasti ngaco,” sambungnya.

Secara spesifik, Rocky menggarisbawahi bahwa program pemenuhan gizi yang sukses diterapkan di Afrika terbukti efektif melahirkan deretan pemain sepak bola kelas dunia yang memiliki ketahanan fisik unggul.

Poin historis tersebut ia sodorkan sebagai gambaran optimisme dan nilai positif yang seharusnya ditangkap oleh masyarakat Indonesia ketimbang diliputi kecemasan berlebih.

“Semua pemain bola bagus dari Afrika itu karena MBG,” terangnya.

Mengevaluasi imajinasi publik terhadap program MBG, Rocky mengajak semua pihak untuk fokus pada dampak besar jangka panjang bagi tumbuh kembang anak ketimbang terbelenggu rasa takut terhadap kendala teknis sementara

“Kan kita bisa bayangkan itu bukan takut pada apa yang tidak bisa kita kendalikan,” pungkasnya.

Sumber: Fajar.co.id

Bagikan

Baca juga