Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Jadi Sorotan Leonardo DiCaprio

portalindonesia.id

Leonardo DiCaprio di Golden Globes 2026. (Foto: JC Olivera/2026GG/Penske Media via Getty Images)

Selebritas internasional Leonardo Wilhelm DiCaprio mengaku sedih dan khawatir terhadap nasib satwa liar, khususnya orangutan, yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Ia menyoroti dampak kebakaran hutan terhadap habitat orangutan sekaligus kaitannya dengan perubahan iklim.

“Lebih dari 2 juta hektar hutan (800,000 hektar) telah terbakar di seluruh pulau Borneo dan Sumatera. Lebih dari 5 juta orang telah terkena asap api. Orangutan Borneo telah dilihat melarikan diri dari hutan yang terbakar karena habitat mereka menghilang,” ujar Leonardo DiCaprio dalam bahasa Inggris dikutip dari media sosial miliknya, Minggu (4/10/2026).

Leonardo DiCaprio menyoroti faktor perubahan iklim dan aktivitas manusia yang disebut turut memperparah risiko kebakaran hutan. Menurutnya, kondisi hutan yang semakin kering dan panas membuat kawasan tersebut lebih rentan terbakar.

“Perubahan iklim membuat hutan Borneo lebih kering, lebih panas, dan lebih rentan terhadap kebakaran, yang seringkali dimulai oleh orang-orang untuk membersihkan hutan untuk pertanian. Ketika peatland yang kaya karbon seperti ini terbakar, mereka juga melepaskan jumlah besar karbon yang disimpan, yang lebih lanjut memperkuat krisis iklim dan biodiversitas,” tambahnya.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Indonesia bersama komunitas serta organisasi konservasi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Ia berharap upaya tersebut dapat melindungi kawasan hutan dan satwa liar, terutama orangutan yang kehilangan habitat akibat kebakaran.

“Mari bekerja keras dan bersama dengan organisasi utama untuk mendukung upaya pemadam kebakaran untuk melindungi hutan dan satwa liar yang kritikal,” tutupnya.

Sumber: Beritasatu.com

Bagikan

Baca juga